Facebook
dan ke anehannya
Kenapa saya kasih judul seperti itu
? Karena menurut saya orang-orang di facebook
ini emang aneh, khususnya Indonesia. Kenapa khusus Indonesia ? Karena saya
punya beberapa temen dari luar, ternyata gak sama kayak orang Indonesia.
Over Add as Friend
Kebiasaan aneh kebanyakan orang
Indonesia khususnya remaja di facebook
itu adalah
MENAMBAH TEMAN / ADD FRIEND. Lalu,
apa yang aneh dari menambah teman ? Memang menambah teman itu gak aneh, tapi
ketika kebiasaan itu dilakukan setiap hari, terus menerus sehingga menghasilkan
ribuan teman, itu yang aneh menurut saya.
Masih belum sadar kalau itu sebuah
keanehan ? Memang menambah, memperbanyak teman itu sah-sah saja atau
boleh-boleh saja, justru bagus dan malah dianjurkan menambah banyak teman
(dalam hal positif) kemudian dilanjutkan terus menjaga silaturahmi. Akan
tetapi, ketika kebiasaan itu hanya sampai Tambah Teman / Add Friend, tanpa
dilanjutkan dengan komunikasi lainnya seperti berkenalan, salam sapa, salam
perkenalan, salam persahabatan, saling menyapa, berkomentar, tambah jempol,
dll, itu aneh (minimal menurut saya).
Lalu untuk apa kamu nambah teman
sebanyak-banyaknya, sampe ratusan bahkan ribuan, tapi kamu gak kenal
sebelumnya, dan lebih parahnya kamu gak mau kenal sama orang itu. Terus buat
apa ? Kamu bangga punya ribuan teman ?
Sesudah menambah teman atau
konfirmasi pertemanan kemudian di sapa, salam perkenalan, gak dibales atau
malah bertanya.
“Siapa ya? Kita pernah kenal
sebelumnya?”
Yang lebih parah ketika di sapa.
“Thanks for confirm, Salam kenal J”
/ “Thanks for request, salam kenal”
Di jawab “Siapa sih loe? ”
Terus buat apa kamu tambah temen
atau kamu konfirmasi pertemanan kalau gak ada niat baik dalam pertemanan ?
Justru menyapa seperti itu biar saling kenal, jadi punya banyak teman di
facebook gak percuma, biar bisa sharing, bertukar pikiran, curhat atau lain
sebagainya. Sekali lagi, apa cuma banyak-banyakin friendList ? Justru ketika
saya punya beberapa kenalan orang luar, mereka terlihat lebih asik, lebih bersahabat
ketika di sapa. Lalu ada apa dengan orang Indonesia ??
Aneh.
Mengeluh & menggalau di
Internet. Masih zaman ?
Mengeluh
----------
![]() |
| Mengeluh ala Mahasiswa |
Quote :
"Mengeluh itu manusiawi, tetapi
terlalu banyak mengeluh itu namanya watak.
Mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah, dan janganlah suka mengeluh di facebook,
karena hanya akan memperparah keadaan, serta menularkan aura gelap ke para pembaca,
dan akan memberikan kesan negatif."
Mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah, dan janganlah suka mengeluh di facebook,
karena hanya akan memperparah keadaan, serta menularkan aura gelap ke para pembaca,
dan akan memberikan kesan negatif."
Itulah sebabnya terkadang saya bisa
membaca watak seseorang pengguna facebook hanya dari wataknya.
Mungkin begitupun orang yang baca
status-status saya.
Poin pertama -> mengeluh itu manusiawi
Betul, karena saya rasa hampir semua
teman facebook saya pernah mengeluh begitupun saya, baik disadari atau enggak
tapi itu kenyataannya.
Masalahnya seberapa sering ia
mengeluh dan hal apa saja yang ia keluhkan.
Quote -> :
"Selembar kertas putih di atas
meja di sebut selembar kertas,
Selembar kertas di tempat sampah akan berubah sebutan menjadi sampah.
Berbeda tempat, beda rasa, beda makna, beda nasib.
Selembar kertas di tempat sampah akan berubah sebutan menjadi sampah.
Berbeda tempat, beda rasa, beda makna, beda nasib.
Kita bukan kertas yang tidak
mampu untuk memilih tempat dimana kita berada,
Kita bukan kertas yang maknanya bergantung orang lain yang memberi makna,
Kita adalah manusia merdeka, yang bebas memberi makna terhadap diri kita sendiri.
Kita bukan kertas yang maknanya bergantung orang lain yang memberi makna,
Kita adalah manusia merdeka, yang bebas memberi makna terhadap diri kita sendiri.
Mampu mengubah makna, mampu
mengubah nasib."
Jadi intinya, "Pandai-pandailah
menempatkan diri anda. Karena, suatu saat itu bisa menjadi boomerang terhadap
diri anda sendiri."
Kenapa saya bilang gitu, karena ini
pernah kejadian oleh salah satu temen saya.
Ceritanya dia sering update status
atau twitter yang kebanyakan isinya adalah keluhan kehidupannya, Seriiiing
banget, pagi-pagi sudah ngeluh, siang ngeluh, sampai malam pun ia masih tetap
mengeluh. Isinya keluhan tentang makanan (gak ada makanan, makanannya begini
begitu, kurang ini kurang itu, #kurangBanyak),
perjalanan yang gak menyenangkan ,
waktu istirahat yang tersita, pacarnya yang kurang perhatian, tentang kerjaan,
lembur tanpa dibayar (loyalitas),keluhan penyakitnya (pusing, sakit perut, sakit
gigi, sariawan, pegel-pegel, kecapean, kelaparan, kekenyangan, ketiduran, dan
lain-lain). Pulang kerja ngeluh karena kerjaan, sampai rumah ngeluh gak ada
makanan, sampai kamar ngeluh susah tidur. Dan lain-lain dan lain-lain.
Ngeluuuuuh sepanjang hari sepanjang status.
Suatu saat karena dia bosan
dengan kerjaan yang lembur tanpa bayaran, akhirnya dia memutuskan untuk pindah
ke perusahaan lain. Dia coba untuk Apply lamaran lewat Internet, di beberapa
perusahaan ternama ia coba melamar, beberapa hari ia menunggu.
Akhirnya ada panggilan di
salah satu perusahaan yang terbilang bonafit, dan ia melakukan Interview
beberapa kali, beberapa hari. Setelah menjalani beberapa Interview dan juga
rangkaian tes, karena ia merasa akan diterima di perusahaan tersebut akhirnya
ia mengundurkan diri di perusahaan sebelumnya ia bekerja. Di hari terakhir
penentuan penerimaan pegawai dan negosiasi gaji. Ternyata ia dikejutkan oleh
pertanyaan yang menanyakan tentang status-statusnya di Facebook dan twitter. Dan
akhirnya Interview di hari terakhir
pun selesai dengan perasaan yang mendebarkan baginya karena hal tersebut.
Beberapa hari ia menunggu
panggilan kerja, sampai ia menanyakan tentang nasib lamarannya tersebut dan
harus kecewa dengan jawaban yang secara tidak langsung adalah menolak
hasil interview pun ia terima.
Setelah hari itu, ia pun tersadar akan kesalahannya dan menceritakan hal ini
supaya teman-temannya tidak mengalami hal serupa dengannya.
Selain kesalahan mengeluh
sepanjang hari, tapi juga ia membuka privasi publik sehingga siapa saja bisa
melihat apa yang ia kerjakan di Akun tersebut. Kejadian ini bukan cuma
temen saya aja yang mengalami, tapi banyak juga kejadian serupa lainnya. Jadi,
saat ini banyak perusahaan yang melihat calon pekerja/pegawainya dari apa yang
ia lihat di jejaring sosial tersebut.
Jadi seperti yang saya
sebutkan di atas, "Pandai-pandailah
menempatkan diri anda. Karena, suatu saat itu bisa menjadi boomerang terhadap
diri anda sendiri."
Gak salah cerita di Facebook,
curhat, mengunggkapkan kegundahan, kalau itu bisa menjadikan diri anda lebih
tenang. Tapi kalau cerita, curhat kamu itu semua kebanyakan gundah, galau,
ngeluh dan hal-hal negatif lainnya yah gak bagus juga.
Kecuali kalau emang curhatan
kamu itu punya motif-motif tertentu, misalnya supaya orang yang baca bisa
tertawa, bisa mengambil manfaat dari status kamu seperti halnya cerita Raditya
Dika yang kebanyakan isinya tentang kehidupannya yang menyedihkan, kejenuhan ia
hidup di Indonesia yang banyak hal aneh dan lain-lainnya (gue juga sepaham sama
si Radith). Kalau cuma pengen bikin orang terharu, kasian, sedih. Mendingan
jangan deh, karna itu yang dinilai orang dari diri kamu.
Ingat "Selembar
kertas putih di atas meja di sebut selembar kertas,
Selembar kertas di tempat sampah akan berubah sebutan menjadi sampah.
Selembar kertas di tempat sampah akan berubah sebutan menjadi sampah.
Berbeda tempat, beda rasa, beda makna, beda nasib."
Status-status kamu bisa jadi
berharga kalau emang bisa kamu kumpulin, kamu kemas menjadi sesuatu yang
menarik, kamu jadiin sebuah tulisan yang bisa membuat orang terinspirasi,
mengambil manfaat dari status kamu itu. Tapi kalau isinya
" Ya Allah sakit banget
:( "
"Kenapa sih dia
begitu"
"Pengen nangis :("
"Nyesek banget "
"Sakit hati ya
Allah"
"Kenapa dunia ini gak
adil?"
"Laper ya Allah"
(yang terakhir karena saya emang
lagi laper) :D
Itu yang akan membedakan makna
sebuah kalimat "Berbeda tempat=> beda rasa=> beda makna"
Mode Alay on Facebook
Alay menurut saya adalah orang yang
terlalu memaksakan sesuatu (Lebay), lebay itu predikat, alay lah
subject/orangnya. Tapi itu menurut saya.
Eniwe Alay di Facebook itu sangat
marak terjadi dikalangan para pengguna facebook baru yang kisaran umurnya 13-19
tahun terkadang sifat alaynya terbawa hingga jenjang dewasa juga sih.(Alay
Lanjut Usia)
Secara visual para Alayers on
facebook memiliki ciri ciri sebagi berikut.
- Namanya panjang banget, susah dibaca dan pake huruf besar kecil besar kecil semisal nih: PrInCeZzPaiJ3mCutEz (Princess Paijem Cute... glek..!), YaTtIituchIssaBell4 SiiephubiaChiinDta (Yati itu Isabela si phobia cinta.. hoekh!). AQyuwHc SichScyeXy Udd3LniiABooDoonG (aku si seksi udelnya bodong.. Oh God!!). NabilahJKT48 Punyaaa Supi'i (kalau yang ini jangan dimasukin hati ya). Nah ni anak alay juga over kreatif, gak cuman update status tiap 5 menit, tiap hari juga update nama sob. Baru baca nama mereka aja udah pusing setengah hidup, gimana kalo komen komenan di facebook coba??.
- Nah loh, profil pict-nya juga pasti kaya gitu2 aja (KeaA GitcHu2 Ajj). Ciri pertama: fotonya pasti foto closeup yang jidat ma hidungnya udah hampir nempel di kamera (tabrak aja ciint...), kedua: anglenya pasti 45 derajat dari kanan atau kiri, terus kepalanya nunduk 30 derajat, bisa dijamin unyeng2nya yang 5 biji kliatan semuannaaa..., yang ketiga: bibirnya di monyong2in atau begaya niup2 sesuatu ampe pipinya gembung. Itulah gaya foto khas anak alay, semakin gak jelas semakin kyeeenttzz. (eh, keren ding)
- Bahasanya sok imut dan lebay: "MuUv Lochx Eaa, Kmyuuh Ghiee PPah...,,??" atau gak "Ett FB @qUwH DuNd..,,," mulut kudu monyong-monyong-monyong biar bisa baca (ggrasllzzmmpthhha glek glek glek... hoekh!)
![]() |
| muah muah |
- Kalo request-nya di konfirm si anak Alay bakal nulis gini "MaaChie3 Eaa DaWgh KonFR1m QuWh..,,,, capa Ea Dee CnaaA?? NagH MnaaAh??" woy plis deh, emang yang nge-add duluan siapa coba?? kalo pengen tahu lihat aja di profil kaleeee...
- Kalo statusnya di-like (dikasih jempol) orang, si Alay bakalan bilang "MaaKaccieeh Eaa d4GwH Kacie3 J3mP0L...." kenapa gak bilang gini ya "AduwGH J3mP0l'a Kugh GedHew BeuD,,,, cHandtTengaN Eaah??" (aduh jempolnya kok gede banget, cantengan ya??)
- Hobi nge-add orang, sapa aja di add, menurut undang-undang per-Alay-an yang pernah aku baca, semakin banyak teman di FB, berarti semakin keyeentzz anak alay yang bersangkutan (gak peduli itu Om-om yang suka nyulik cewe ingusan, ato tante-tante, atau garong, atau duda, yang penting KeyeeeNtzz). Setelah FB-nya punya banyak temen, bikin akun FB lagi yang kedua, dan namanya biasanya gini PrInCeZzPaiJ3mCutEz Two ,, penting banget gak sih??
- Berasa gaul kalo statusnya dapet komen banyak,,
nganggep dirinya eksis
beeudd.banget , kalo gak ada yang komen terpaksa deh di like sendiri, di komenin sendiri. Padahal kenapa juga kalo komennya dapet banyak?? Gak bakal dapat payung cantik toh??hehehehe
- Lihat Siblingsnya Biasanya anak alay itu siblingsnya
banyak banget (melebihi 40an, wow!). Kalau yang disiblings itu kenal lama
atau paling tidak sering berkomunikasi dengannya sih tidak apa-apa. Lah
ini, baru kenalan beberapa menit yang lalu udah disuguhi kekerabatan, gila
kali ya?
Tapi setelah ada istilah alay mulai
tenar, saya malahan udah gak inget kalo saya juga pernah kaya gitu, bahkan
lebih parah. Jijik sebenernya, tapi lucu juga, buat bahan ngelawak anak dan
cucu saya entar, haha.Udah tulisan gede kecil, segala pake simbol-simbol gak
jelas, macem-macem dah.
Ternyata bener kata Raditya Dika,
Alay itu Proses menuju kedewasaan. Schema manusia Indonesia.
Lahir -> Bayi -> Balita ->
Remaja -> Alay -> Dewasa
Walaupun begitu Mark Zuckerberg (CEO Facebook Inc.) patut berterima kasih kepada semua
penikmat social madianya yang cenderung aneh dan agak gila jenius ini,karena
berkat kontribusi merekalah Mark menjadi manusia di dunia bergaji hanya USD2,3
miliar atau sekira Rp26 triliun pertahun. Ya begitulah social media
yang berkembang saat ini ada hal lucu dan menggelitik bahkan agak membuat otak
berfikir dua kali lebih keras dari biasanya, ini bagaimana kita menanggapinya. Saya
sebagai pengguna Facebook ingin mengucapkan terima kasih kepada Mark Zuckerberg
karena berkat baliaulah saya tahu bahwa orang Alay Indonesia begitu luar biasa di
mata dunia maya.
![]() |
| penampakan mark zuckerberg |






Comments
Post a Comment